| Heboh |
Kediri-(24/03) Selepas pemilihan Putri Lingkungan digelar, terdapat jeda waktu istirahat sekitar dua jam jelang rangkaian acara selanjutnya, kontes akustik etnik sesi ke dua. Waktu tersebut tidak disia-siakan oleh pihak panitia dari Radar Kediri. Mereka langsung mengadakan acara kampanye.
Event yang dilaksanakan secara spontan tersebut disambut hangat oleh seluruh peserta School Contest VI yang ada dalam Grand Ballroom Kediri Mall
sore itu.
Satu perwakilan dari masing-masing sekolah yang akan melakukan kampanye diminta untuk segera mendaftarkan timnya kepada panitia yang telah
bersiap di depan panggung. sore itu.
Satu perwakilan dari masing-masing sekolah yang akan melakukan kampanye diminta untuk segera mendaftarkan timnya kepada panitia yang telah
Tiga menit adalah alokasi waktu yang diberikan kepada peserta kampanye mading tahun ini. Kampanye tersebut tak hanya boleh diikuti oleh kru mading. Seluruh kawan yang berasal dari sekolah yang sama, boleh diajak berkampanye bersama untuk memeriahkan suasana.
| Seru-seruan bersama |
Yel-yel pun disuarakan dengan lantang dan ekspresif oleh para peserta. Aksi mereka ditanggapi beragam oleh penonton. Ada yang tetap diam, tersenyum, tertawa, geleng-geleng kepala hingga ikut bernyanyi dan bergoyang bersama tim yang sedang berkampanye. Seperti yang terjadi saat sebuah tim kampanye memutar lagu Ayu Ting-Ting yang sedang naik daun. Sontak peneonton asal sekolah lain pun bergoyang bersama. Sungguh sebuah euforia yang penuh rasa persahabatan.
Selain iringan lagu dangdut, formasi ala koboi, lagu Yamko Rambe Yamko pun digunakan untuk berkampanye. Bahkan kostum serta make-up yang tak lazim sekalipun rela digunakan demi membangkitkan semangat dan menarik hati juri pastinya. Kompetisi tersebut memperebutkan gelar The Best Kampanye yang akan diumumkan pada hari terakhir Final Party SC VI (25/03).



0 komentar:
Posting Komentar