Modern Ethnic adalah tema yang diusung dalam School Contest tahun ini. Apa yang ada di benak kamu tentang Modern Ethnic ? suku, budaya, adat, asli Indonesia, beragam atau apa ya ? semua benar !. Intinya, tema yang satu ini mengajak kita untuk melirik, menengok, menoleh, menyentuh dan menggenggam kembali hasil buddhi dan daya masyarakat Indonesia. Tentunya karya-karya tersebut telah menjadi karya asli masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu kala bahkan, saat kita belum lahir ke dunia, belum kenal singkong, apalagi keju. Namun, pengertian itu baru mengartikan satu kata saja yakni, Ethnic. Bagai mana dengan kata modern ?. Apa arti modern menurut Kamu ? baru, masa kini, trendy, mengikuti perkembangan zaman, anti jadul atau what ? Kamu dapat nilai seratus !. Ya, arti kata modern maupun ethnic memang bisa diartiakan sepertin yang telah disebut diatas. Tetapi tentu saja, tema Modern Ethnic yang dipakai dalam SC VI tak dapat diartikan secara terpisah. Kita harus mengartikannya menjadi satu kesatuan yang saling bertalian.
Modern Ethnic sesungguhnya memunculkan pemahaman yang berbeda-beda di setiap kepala yang memikirkannya. Sebut saja sebagai tema yang multi tafsir. Bisa jadi, ini memang menjadi salah satu tujuan dari School Contest VI. Meski Modern Ethnic identik dengan budaya, kita sebagai pelajar tetap diberi ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan sayap kreativitas dan imajinasi dalam menanggapi tema yang satu ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, School Contest VI masih mempertahankan berbagai jenis lomba untuk memeriahakan acara tersebut. Dapat dipastikan bahwa Kediri Mall, yang menjadi tempat diselenggarakannya Final Party SC VI tahun ini akan diwarnai dengan berbagai hal yang 100% Indonesia dan masih bertahan di era yang seba canggih saat ini, sesuai tema.
Contoh sederhana, dalam HONDA Perang Mading VI setiap madding yang dilombakan harus bertema Modern Ethnic, HONDA School Band Contest diwajibkan menyanyikan satu lagu daerah yang diaransemen ulang, School Accoustic Ethnic Contest pesertanya diwajibkan membawa minimal satu alat music nusantara, Kontes Melukis dilakukan dengan media berupa celengan tradisional, sedangkan Journalist Blog Contest dituntut untuk menulis artikel sputar Final Party dan artikel yang sesuai dengan tema Modern Ethnic. Bisa dibayangkan, betapa penuh Final Party nanti dengan semua hal yang 100% Indonesia dan masih berjaya dalam moderenisasi yang terus menggerus zaman.



0 komentar:
Posting Komentar